Mayat Pria Diduga Gantung Diri di Dalam Kontrakan Gegerkan Warga Bantar Kawung

KARAWANG – Warga kampung Bantar Kawung  RT 01, RW 05 , kelurahan Nagasari, kecamatan Karawang Barat  dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria diduga gantung diri di dalam sebuah kontrakan, Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 09.30 Wib.

Dari keterangan salah satu warga  Deden mengatakan , tetangga sebelah kontrakan  melihat banyaknya lalat diatas di lubang angin-angin kontrakan tempat di temukan mayat gantung diri, kemudian hal ini  diadukan kepada warga setempat .

Warga datang beramai-ramai  melihat hal tersebut. Setelah membuka paksa pintu kontrakan ternyata benar ada mayat yang tergantung di dalam kontrakan itu , warga memperkirakan mayat tersebut sudah tiga hari tergantung  karena sudah membusuk.

Kemudian  pengurus RW 05  melaporkan hal ini pada Kepolisian setempat guna mendapat tindakan lebih lanjut.

Dari keterangan Binmaspol setempat Bripka Tito menerangkan bahwa saat di hubungi oleh warga setempat guna melaporkan penemuan mayat seorang pria diduga gantung diri didalam sebuah kontrakan, kebetulan saat itu  dirinya sedang berada di acara pemilihan ketua RW, namun mendengar itu Bripka Tito langsung menuju TKP.

“Setelah cek di TKP di temukan mayat laki-laki diduga gantung diri dengan kondisi sudah membusuk. Dari KTP yang dimiliki korban bernama Ida Bagus Gde Ady (66)  ,asal  Gianyar  Kota Balikpapan,   Kalimantan Timur ,” jelas Tito”Setelah cek di TKP di temukan warga diduga gantung diri dengan kondisi sudah membusuk. Dari KTP yang dimiliki korban bernama Ida Bagus Gde Ady (66) , Warga Klandasan Ulu, Jalan Ery Suparjan No 34 Kota Balikpapan, Kalimantan Kalimantan Timur ,” jelas Tito

Tito Menambahkan, dari keterangan warga sekitar korban pada hari jumat tanggal 16/10/2021 masih terlihat  komunikasi dengan warga sekitar, namun setelah itu tidak terlihat lagi hingga akhirnya mayatnya di temukan tergantung didalam sebuah kontrakan.

“Saat ini mayat diduga gantung diri tesebut sudah di bawa Tim  Forensik ke Rumah Sakit Umum untuk dilakukan visum,”pungkasnya.

Penulis: Heri M